

The Aturan hak perbaikan Uni Eropa Langkah-langkah ini bertujuan untuk mempermudah — dan mengurangi biaya — perbaikan barang elektronik konsumen seperti ponsel pintar, daripada menggantinya. Parlemen Eropa menyetujui langkah-langkah tersebut pada tanggal [tanggal]. 23 AprilPengesahan akhir akan menyusul setelah langkah-langkah formal yang tersisa. Negara-negara anggota Uni Eropa kemudian akan memiliki dua tahun untuk mengimplementasikan arahan tersebut ke dalam hukum nasional.
Peraturan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengurangi limbah elektronik di seluruh Uni Eropa. Peraturan ini merupakan hasil pengembangan selama bertahun-tahun dan didasarkan pada usulan legislatif yang pertama kali dikeluarkan pada tahun [tahun penerbitan]. Maret 2023Dalam pernyataan Parlemen Eropa, arahan tersebut bertujuan untuk “memperjelas kewajiban” bagi produsen terkait perbaikan. Arahan ini juga bertujuan untuk mendorong konsumen agar tetap menggunakan perangkat mereka lebih lama.
Peraturan tersebut mewajibkan produsen untuk menyediakan layanan perbaikan yang cepat dan terjangkau. Mereka juga harus memberi tahu konsumen tentang pilihan perbaikan yang tersedia. Jika suatu produk diperbaiki, peraturan tersebut menambahkan perpanjangan garansi satu tahun pada barang yang diperbaiki. Ponsel pintar juga termasuk dalam cakupan langkah-langkah ini. Produsen harus terus menawarkan layanan perbaikan bahkan setelah garansi asli berakhir.
Peraturan yang akan datang mewajibkan produsen untuk menyediakan peralatan dan suku cadang dengan "harga yang wajar". Peraturan ini juga melarang ketentuan kontrak, fitur perangkat keras, atau "teknik perangkat lunak" yang mempersulit perbaikan. Arahan ini mencegah produsen peralatan asli (OEM) untuk memblokir penggunaan suku cadang yang sah. Ini termasuk suku cadang bekas atau suku cadang hasil cetak 3D yang digunakan oleh layanan perbaikan independen.
Produsen juga tidak dapat menolak perbaikan hanya karena mereka menganggapnya tidak ekonomis. Mereka tidak dapat menolak perbaikan hanya karena pihak ketiga telah memperbaiki perangkat tersebut sebelumnya.
Selain kewajiban produsen, setiap negara Uni Eropa harus memperkenalkan setidaknya satu inisiatif untuk mendukung perbaikan barang elektronik. Ini dapat mencakup voucher perbaikan, kampanye informasi publik, pelatihan dan kursus pendidikan, atau dukungan untuk proyek perbaikan berbasis komunitas.
Rencana tersebut juga mencakup platform daring di seluruh Uni Eropa. Platform ini akan membantu konsumen menemukan layanan perbaikan dengan lebih mudah di seluruh negara anggota.
Jika Anda ingin informasi lebih lanjut, silakan lihat artikel lengkap Chris Donkin di Mobile World Live di sini.
Hak Cipta © 2024 · Semua Hak Dilindungi Undang-Undang · MobilKode